Thursday, September 16th, 2021

Mohamed Salah Dilarang Bela Timnas Mesir Pada Piala Dunia 2022

Mohamed Salah Dilarang Bela Timnas Mesir Pada Piala Dunia 2022 Mohamed Salah tidak diberi ijin Liverpool untuk memperkuat timnas Mesir pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Afrika. Alasan The Reds, panggilan akrab Liverpool, adalah ingin menjaga pemainnya terinfeksi virus Covid-19 yang terus mengamuk.

Mohamed Salah Dilarang Bela Timnas Mesir Pada Piala Dunia 2022

Abatarian – Timnas Mesir akan menghadapi Angola pada 2 September di Grup F kualifikasi Piala Dunia Zona Afrika. Tiga hari kemudian (5 September), Mesir bermain melawan Gabon.

Sarah sepertinya belum bisa memperkuat Mesir di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022. Liverpool memiliki dampak regulasi untuk melindungi pemain dari virus Covid-19.

Baca Juga : Liverpool Lepas Xherdan Shaqiri ke Olympique Lyon

Seperti diketahui, Pemerintah Inggris memasukkan penegakan regulasi. Jika Anda memasuki Inggris dari negara lain, Anda harus dikarantina terlebih dahulu. Liverpool menolak Sarah untuk melindungi Mesir. Sekarang The Reds telah memberikan surat tambahan kepada Asosiasi Sepak Bola Mesir tentang para pemain.

“Asosiasi Sepak Bola Mesir telah menerima surat dari Liverpool FC, tetapi meminta maaf atas ketidakhadiran pemainnya, Mohamed Salah,” demikian bunyi pernyataan Liverpool yang dikutip Goal Internationalonal. Putaran pertama dan kedua pertandingan.”

Baca Juga : Gaji Mohamed Salah Naik Tinggi jika Perpanjang Kontrak

Surat itu menyatakan bahwa Liverpool telah memaksa untuk melakukan ini. Dengan Inggris yang membutuhkan 10 hari isolasi, memulai lanjutan Premier League musim ini terasa merugikan Liverpool.

“Dalam surat ini, klub Inggris juga menemukan bahwa Federasi Mesir terpaksa melakukannya, serta dihadapkan dengan pemain yang dikarantina dan dirayu secara fisik selama periode ini. Ketidakpastian kondisi yang ditentukan oleh Inggris telah sudah diungkapkan,” lanjutnya, menulis dalam surat.

Sementara itu, kebijakan Liverpool melarang Salah bermain untuk timnas Mesir bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, Sarah tidak diberikan izin untuk melindungi negaranya di Olimpiade Tokyo 2020, sehingga memungkinkannya untuk bersaing secara langsung untuk musim Liga Premier Inggris 2021/2022.